Minggu, 14 April 2013 - 0 komentar

khalishah

Dulu saya pernah terkecewakan oleh seseorang, sebenarnya bukan salah dia, tapi salah ku yang selalu suka ketergantungan dan berharap kepada orang lain.  Berharap ia bisa membantuku, tapi ternyata seiring berjalannya waktu, semua hanya janji dan janji  yang tak pernah ditepati.  Ya sudahlah tidak apa-apa.

Dan hari ini, ia datang kepadaku untuk meminta pertolongan yang sama kepadaku.  Darahku tasirok hebat. Mengingat masa lalu. (*astagfirullah). Hampir-hampir mengeluarkan airmata.  Mengingat peristiwa itu. 


Tapi tidak, aku tidak akan melakukan hal yang sama sepertimu.  Baiklah saudariku, insyaallah karena Allah aku akan menolongmu.  Bukan karena engkau adalah saudariku, tapi karena Allah adalah Tuhanku. Dan sebagai ucapan terimakasihku kepadamu, karena peristiwa itu, aku mulai belajar untuk tidak lagi berharap banyak kepada manusia, saat itu aku mulai menata hati, bahwa sebaik-baik  penolong dan tempat pengharapan hanyalah kepada Allah saja. Terimaksih,  karenamu, aku dapat satu pelajaran yang besar.

bersyukur karena Allah. Allah selalu meringankan urusan hamba_Nya, Rasulullah selalu mempermudah urusan umatnya. Dan aku yang doif, sombong sekali jika tidak mempermudah urusan saudaraku. Sedang tidak ada jaminan syurga untukku.

terimaksihAllah. Semoga hati selalu khalishah dengan bimbingan_Mu. Aamiin.


berawal dari status FB tanggal 20 November 2012

0 komentar:

Posting Komentar

SEJARAH HANYA DITULIS DENGAN NUANSA DUA WARNA, HITAM TINTA PARA ULAMA, DAN MERAH DARAH PARA SYUHADA