Subhanallah..
Malam ini saya berinteraksi dengan seorang ibu, tunatetra..
Senyum, tawa dan ringan suaranya saat berbicara seakan tak ada beban dalam hidupnya..
Beliau tak ubah seperti orang terbuka matanya,
ringan melangkah kemana kaki hendak melangkah,
tanpa tongkat,
tanpa bantuan apapun..
Subhanallah..
Bersama beliau, seakan memberi sentilan yang keras untuk ku,
banyak bersyukur, banyak bersabar, ikhlas, lepas, luaass, bebaass..
Dunia ini lapang, bagi yang lapang hatinya..
Kekurangan tak dijadikan alasan untuk terbelengu dalam kesempitan..
malam tak akan mampu menakuti mereka yang buta matanya. Tapi mampu menakuti mereka yang buta hatinya.
*terimakasih Allah, untuk hidup ini.*
Malam ini saya berinteraksi dengan seorang ibu, tunatetra..
Senyum, tawa dan ringan suaranya saat berbicara seakan tak ada beban dalam hidupnya..
Beliau tak ubah seperti orang terbuka matanya,
ringan melangkah kemana kaki hendak melangkah,
tanpa tongkat,
tanpa bantuan apapun..
Subhanallah..
Bersama beliau, seakan memberi sentilan yang keras untuk ku,
banyak bersyukur, banyak bersabar, ikhlas, lepas, luaass, bebaass..
Dunia ini lapang, bagi yang lapang hatinya..
Kekurangan tak dijadikan alasan untuk terbelengu dalam kesempitan..
malam tak akan mampu menakuti mereka yang buta matanya. Tapi mampu menakuti mereka yang buta hatinya.
*terimakasih Allah, untuk hidup ini.*
berawal dari status FB tanggal 10 Februari 2013
0 komentar:
Posting Komentar