Minggu, 14 April 2013 - 0 komentar

KUN


Sekeras apapun ombak yang menghantam mesjid Baiturahman ketika tsunami Aceh, tetapi jika ALLAH SWT tidak mengizinkan ia Roboh, maka ia tak akan Roboh.

Sehebat apapun usaha Israel Laknatullah ingin menghancurkan mesjid Al-AQSA, tetapi jika ALLAH tidak mengizinkan ia hancur, maka ia tak akan hancur.

Sekuat apapun Musuh-musuh ALLAH SWT untuk menghancurkan Alqur'an kitab suci Mulia, Maka, dEMI ALLAH, mereka tak akan mampu menghancurkannya, sampai mereka sendirilah yang hancur. Hancur sehancur-hancurnya.

Dan,

selicik apapun akal busuk kaum Tirani untuk menghancurkan, memfitnah, membunuh, mencaci, memaki, menyiksa, dan menzholimi TENTARA-TENTARA ALLAH, mujahid-mujahidah pen0long agama ALLAH SWT, maka dEMI ALLAH, mereka tidak akan mampu menghancurkan dan menzholimi, selain merekalah yang menzholimi diri mereka sendiri.

SUNGGUH,

kehendak Manusia tidak akan mampu mengubah kehendak ALLAH SWT,

sebagaimana,
para astr0nom tidak akan dapat mengubah garis edar bintang-bintang..

Sebagaimana,
para dokter tidak akan dapat memperpanjang ajal pasien yang sakaratul maut,

sebagaimana,
para geologi, atau apalah namanya, membuat sebuah bumi dengan ilmu yang dimiliki..

Sungguh,
Demi ALLAH SWT, mereka tak akan mampu mengubah semuanya tanpa kehendak dan izin ALLAH SWT.

Dan begitU pula lah, apa yang kita hadapi, rasakan dan nikmati dalam perjalanan hidup ini.
Semuanya atas kehendak dan Izin ALLAH SWT. Maka serahkan semua seutuhnya kepada ALLAH SWT.
Biarkan ALLAH SWT yang berkehendak dan memutuskan semuanya. Biarkan semuanya termaktub dalam Ketetapan_Nya. Karena hanya ALLAH SWT yang Maha Mengerti dengan apa yang kita butuhkan.

TUGAS KITA adalah ikhtiar, ikhlas, doa, dan bertawakaL kepada ALLAH SWT.

ya Allah,
kemana lagikah dapat ku temui cinta sejati kecuali pada cinta_Mu,
kemanakah hati ini harus berlabuh kecuali pada kasih_Mu,
jadikan hati yang lemah ini ya Allah,
tertambat kokoh hanya pada_MU,
Aku mohon ridho atas segenap keputusan_Mu dalam hidupku,
kesejukan setelah matiku,
kenikmatan memandang wajah_MU,
dan kerinduan untuk berjumpa dengan_Mu,
ampunilah diri yang tak berharga ini ya Allah,
penuhilah kehinaanmya dengan keindahan Maghrifah_Mu.
Aamiin.

#terimakasih Allah, untuk nafas yang berhembus.


berawal dari status FB tanggal 5 Februari 2013

0 komentar:

Posting Komentar

SEJARAH HANYA DITULIS DENGAN NUANSA DUA WARNA, HITAM TINTA PARA ULAMA, DAN MERAH DARAH PARA SYUHADA