Minggu, 14 April 2013 - 0 komentar

mencintai_Nya dengan kejujuran



Di balik jerusi besi kamar ini
aku menikmati hujan
memandang keluar
mengagumi setiap rintiknya
indah
hujan sedang menjanjikan kedamaian padaku di pagi ini
dengan aromanya yang sejuk

aku duduk terdiam..
Menunggu panggilan_Nya
sejenak
Terdengar sayup-sayup suara itu
meski tak jelas
tetapi indah terdengar
suara hujan mengiringi setiap lantunan Asma_Nya yang mengalun,
lembut.

Aku berdiri
berikrar kepada yang kuasa
berjanji bahwa hidup adalah milik_Nya

inna shalati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi rabbil'alamin..

'sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanya untuk Allah, Tuhan seluruh alam, tidak ada sekutu bagi_Nya..'



ini janji yang selalu aku ikrarkan
bahwa segalanya yang ada padaku hari ini hanyalah milik Allah

Sejenak
hatiku bertanya
benarkah aku mencintai Allah?

Benarkah?

Apa aku telah jujur dalam berikrar,
apa aku telah jujur dalam mencintai,

benarkah?

Apakah mencintai_Nya hanya karena ingin semua urusan dimudahkan?
Semua keinginan dikabulkan?

Atau jangan-jangan hanya ingin dianggap baik
dianggap sholeh
dikagumi orang lain
ingin dipuja dipuji
atau mungkin agar dapat harta yang banyak
rumah mewah
mobil canggih
bisa bayar utang
bisa jalan-jalan keliling dunia
punya bisnis yang lancar
usaha yang sukses
bisa tercapai semua target hidup yang sudah dituliskan
atau jangan-jangan agar punya pasangan yang sholeh
dianggap anak sholeh
diberi beri gelar sholeh
Atau jangan-jangan lagi hanya ingin punya hubungan yang baik dengan manusia karena gelar kesholehan..

(*astagfirullah.. Astagfirullah.. Astagfirullah..)

na'uzubillahiminzalik

coba pertanyakan pada hati
kompromi pada hati
apakah diri telah jujur mencintai_Nya??

Jujurlah..
Jangan berikan nilai untuk cintamu dengan harga murahan
cinta_Nya yang abadi tak akan bisa teraih jika obsesinya hanya pada kesemuan
engkau dapati apa yang engkau inginkan
tapi tak engkau dapati cinta_Nya yang hakiki
karena obsesimu yang salah terpatri

cintailah dengan jujur..
Cintailah Ia dengan jujur

tanggalkan segala tentang dunia di hati
bukankah engkau telah berikrar

'sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah..'

serahkan semua kepada Allah
serahkan semua kepada Allah

cinta_Nya menjajikan kebahagian yang abadi..

#semoga, dengan segala kehinaanku, Allah terus membimbing hati untuk mencintai_Nya dengan jujur..
Dan menghiasi kehinaan ini dengan keindahan Magfirah_Nya. Aamiin.


berawal dari status FB tanggal 16 desember 2012

0 komentar:

Posting Komentar

SEJARAH HANYA DITULIS DENGAN NUANSA DUA WARNA, HITAM TINTA PARA ULAMA, DAN MERAH DARAH PARA SYUHADA