Minggu, 14 April 2013 - 0 komentar

rendah hati, sayangi diri

Dari zaman ke zaman
bumi tak pernah sepi dengan manusia yang sombong dan membanggakan diri

pada harta yang dititipi
Pada ilmu yang dianugrahi
Pada jasad yang dipinjami

dan banyak lagi

banyak yang senang hati

memamerkan segalanya kepada khalayak rami

Foto-foto indah bertebaran disana-sini
Bahkan sampai aurat-aurat ditontoni

Senang dipuja dipuji
Waw, cantik sekali !!
Serasa terbang ke langit yang tinggi
ketika ada yang mengomentari

Jangan lah lupa wahai diri
jangan terlalu berbangga hati
apalagi sampai menyombongkan diri

bersyukurlah pada illahi
dengan cara membungkus diri
dengan cara yang syar'i
Agar di cintai
oleh illahi Robbi

Janganlah lupa wahai diri
jasad ini hanyalah sebuah jeruji
Yang mengkungkung Ruh pada Tuhan yang Maha Tinggi

Oleh karenanya
jagalah diri

selalulah mensyukuri
nikmat illahi
dengan cara menyelarasi antara lisan, fikir, perbuatan dan hati

sungguh, rasanya malang sekali
hanya karena membanggakan jasad yang fana ini
menjadi penghalang untuk menatap wajah illahi

Ingatlah wahai diri
kematian selalu mengintai
setiap hari
Jika setiap keputusan ada konsekuensi
setiap perbuatan ada konsekuensi
maka kehidupan juga ada kensekuensi

Dan kematian, adalah konsekuensi dari kehidupan ini

Jadi ingatlah selalu wahai diri

sakaratul maut sangat sakit sekali

Dan pertanyakan pada hati

mau dibawa kemana Ruh ini?
Mau di perlakukan seperti apa Ruh ini?

Jawabanya ada didalam hati

dan sebelum kematian menyapa diri, sapaan yang tak pernah bisa dielak dan di hindari

lebih baik beri makna pada hidup ini

dengan bersandar hanya pada illahi
beramal dengan ketulusan hati
selalu ingat Allah disetiap kondisi
ikhlas selalu menghiasi diri
selalu menyayangi, dan
hiduplah dengan bersahaja dalam segala tindak tanduk prilaku diri..

#insyaALLAH, Allah kan memberkahi, kehidupan yang fana ini. InsyaALLAH.

*terimakasih Allah, untuk kehidupan ini*

0 komentar:

Posting Komentar

SEJARAH HANYA DITULIS DENGAN NUANSA DUA WARNA, HITAM TINTA PARA ULAMA, DAN MERAH DARAH PARA SYUHADA