kau
tau,
buku-buku
yang kau baca, tak akan berubah menjadi ilmu, jika semuanya masih dalam rangka
kata-kata yang kau tulis ulang dan berhenti pada pengertian-pengertian saja.
berapa
banyak buku yang kau baca,
semua
tak ada gunanya, jika apa yang kau baca hanya kau transfer ke dalam otakmu
menjadi pengertian-pengertian yang panjang.
misal,
buka syekh Ibnu Atha'illah yang ada di tangan mu saat ini,
buku
al-hikam yang selalu kau jadikan sumber motivasi bagimu,
sesudah
al-qur'an nan mulia.
benar,
bagi syekh atha'illah, semua yang beliau tulis dan sampaikan sudah menjadi ilmu
bagi beliau,
tapi
tidak bagimu.
engkau
baru membacanya.
tapi
bukan berarti pengertian-pengertian yang kau baca dari bukunya, tidak bisa kau
transfer menjadi ilmu pula bagimu.
kau
bisa.
apa
yang kau baca, kau pahami, kau ketahui dari rangkaian kata dan
pengertian-pengertian itu bisa berubah menjadi ilmu jika engkau telah berhasil
merasakannya.
merasakan
apa yang engkau ketahui.
merasakan
apa yang engkau pahami.
ubahlah
pengertian-pengertian yang tertulis di dalam kitab al-hikam ini menjadi sebuah
rasa..
engkau
bingung??
kalau
bingung, berarti engkau belum memiliki ilmunya,
karena
memang penggertian itu membingungkan.
sungguh.
atau
mungkin karena ilmu mu yang belum sampai kesana,
makanya
engkau bingung.
benarkah
begitu wahai diri??
hmm,
bukan-bukan.
bukan
ilmu kita yang belum sampai kesana.
tapi
pengertian itu memang belum menjadi ilmu bagi kita
makanya
sulit dan membingungkan.
lalu
bagimana membuatnya agar menjadi ilmu?
yah,
kembali lagi, kuncinya ada di 'rasa'.
rasakan
apa yang sedang engkau baca,
rasakanlah..
rasakanlah..
dan
ubah energi rasa itu menjadi ilmu bagi mu.
ilmu
yang berwujud gerak, ucapan, komitmen dalam
keseharianmu..
tanpa
rasa, semua yang engkau ketahui hanya berhenti pada pengertian-pengertian saja.
tanpa
rasa, tulisan-tulisan apapun yang engkau baca, tak akan berubah menjadi ilmu.
pengertian-pengertian
atau kata-kata itu hanya sekedar kisah atau dalil-dalil saja, mungkin teori
kata orang.
misalnya
al-quran.
benar,
alquran itu firman dari Allah SWT.
seluruh
isi al-quran itu benar.
tak
usah diperdebatkan lagi.
pokoknya
seluruh isi al-quran itu benar.
benar
dan tak terbantahkan. titik.
habis
perkara.
tetapi,
isi al-quran itu hanya akan menjadi kisah-kisah dan dalil-dalil saja,
jika
kita tidak bisa merasakannya.
oleh
karenanya, raih dan rasakanlah..
apa
yang tertulis di dalam al-qur'an..
pahamilah,
bahwa teori itu bukanlah sejatinya ilmu.
teori apapun itu.
maka
rasakanlah apa yang engkau ketahui,
rasakanlah
apa yang engkau pahami,
karena
sejatinya, rasa adalah sesuatu yang gaib.
atau rasa itu sejatinya adalah Ruh kehidupan.
maka
rasakanlah..
#saya
merenung, saya mencari, saya belajar memahami tentang hakikat rasa.
saya
tidak melihatnya, tapi saya merasakannya.
"Robb..
aku yakin Engkau ada di dekatku”.
#sedangmenasehatidirisendiri.
berawal dari status FB
0 komentar:
Posting Komentar