Senin, 15 Juli 2013 - 0 komentar

Menanti Senja



Tuhan memberikan sore yang indah untuk ku.  Perlahan udara dingin masuk ke dalam pori-pori kamar ku. Sejuk, sisa hujan yang baru saja usai.

Merehatkan diri sejenak dari hiruk pikuk dunia luar, stelah sibuk beraktifitas yang cukup menghabiskan energi, menguras habis tenaga dan pikiran ku.  Yah Ujian, baru saja aku selesai ujian. Dua minggu ke depan aku akan di sibukkan dengan ujian Mid Semester.  Untuk seorang Mahasiswa yang berstatus semester 8, semestinya aku sudah tidak di sibukkan dengan ini, tapi No Problem. Aku tetap menjalaninya dengan penuh semangat dan melakukan yang terbaik semampu ku, yang terbaik.

yap, sudahlah, tak usah berbicara tentang ini, aku yakin Allah SWT sedang merajut rencana Indah untuk ku.

hmn, ku coba membuka-buka file ku, seperti biasa, jika sudah terasa bosan, aku akan membongkar-bongkar apa yang bisa ku bongkar, hingga aku menumukan semangat baru.

Hoppp.. kali ini mata ku tertuju pada sebuah kalimat yang tertulis dalam diary ku,

JODOH, REZEKI, dan KEMATIAN adalah RAHASIA TUHAN
kalimat itu kini sedang bermain-main di alam sadar ku, mencoba mencari satu makna yang tersirat darinya.

KEMATIAN, sesuatu yang pasti akan terjadi. Pasti. dan tak bisa dihindari.
terdengar bisik hati ku "AKU AKAN MATI..",

huft.. Tubuhku melemah membayangkan kematian datang menghampiri ku.
Kematian,  meski kedatangannya tak pernah ku ketahui tetapi Ia sangat Pasti akan mengampiri ku.
dan untuk menyambut kedatangannya, aku harus mempersipakan yang terbaik untuknya. yah Harus.

REZEKI.. Sesuatu yang juga pasti, tinggal usaha kita untuk menjemputnya dari Tangan Allah SWT.
Hati ku berbisik " Tuhan pasti akan membalas setiap usaha yang akan ku lakukan dengan rezeki yang baik, yah asal niat yang terpatri juga baik, InsyaAllah".

Hmm.. Pikiran ku menerawang ketika mata ku tertuju pada kata JODOH.
Jodoh.. aku tak berani membayangkan sesosok makhluk Tuhan, siapapun itu. yang terlintas dalam pikir ku adalah Ayah dan Ibu ku. yah.. Ayah dan Ibu ku.
Jika terlintas, terdengar dan terucap kata Jodoh, aku teringat dengan janji Allah SWT, bahwa "Wanita yang baik untuk laki-laki yang baik, Laki-laki yang baik, untuk Wanita yang baik, dan sebaliknya". yah begitulah janji Allah SWT, Tuhan ku.

Aku tak pernah ragu akan hal itu,
Siapapun Ia,
Siapapun nanti,
seseorang yang belum pernah berwujud dalam pandangan dan fikirku,
aku hanya berusaha menjadi pantas untuknya.

Aku berharap kepada Allah SWT ,
Semoga Ia adalah seseorang yang selalu berada dalam keimanan,
semoga Allah SWT adalah Tujuan hidupnya,
semoga Rasulullah SAW adalah Tauladan hidupnya,
semoga Jihad adalah jalannya,
semoga Syahid adalah impiannya,

Jika tidak di dunia ini, ku harap Syurga tempat pertemuannya.

Mempersiapkan sesuatu hal yang pasti erjadi, dan ntah kapan akan terjadi, ku rasa itu lebih baik.

KEMATIAN, mungkin setahun lagi, atau enam bulan lagi, atau seminggu lagi, atau sehari lagi, atau setelah aku menuliskan tulisan ini, kematian datang menghampiri. Allahualam. Aku hanya terserah kepada Allah SWT, jika masih di beri Waktu, sebisa mungkin aku memanfaatkan dengan baik, InsyaAllah. Jika tidak, ku harap kematian bisa mengantarkan ku untuk berjumpa Wajah_Nya, merasakan nikmat Syurga_Nya, bertemu para Syuhada.

oh Aku Rindu..
Rindu Kematian yang baik,
aku terlahir dengan baik, berusaha menjalani hidup dengan baik, dan menginginkan kematian yang baik.

Ya Robb.. Ku Yakin impian ku tidak muluk-muluk. Ku yakin, Syahid tidak hanya milik mereka yang hafis Al-qur'an, untuk mereka yang ada di Palestina sana, untuk mereka yang sudah mengarungi medan dakwah yang luas, tetapi juga untu ku, Makhluk Allah SWT yang tak terlepas dari salah dan dosa, yang InsyaAllah akan selalu berusaha untuk menjadi lebih baik.
Ya Robbi.. Hiasi diri ku dengan keindahan Magrifat_Mu. Aamiin ya Robb'alamin..

# berawal dari Catatn FB , 6 Maret 2012

0 komentar:

Posting Komentar

SEJARAH HANYA DITULIS DENGAN NUANSA DUA WARNA, HITAM TINTA PARA ULAMA, DAN MERAH DARAH PARA SYUHADA