Subhanallah..
Apalagi alasan yang ingin engkau utarakan untuk enggan bersyukur pada_Nya.
Sedang ALLAH SWT selalu menjawab pertanyaan-pertanyaan dan memberikan keinginan-keinginan yang terbesit di dalam hatimu, meski pertanyaan itu tak pernah terutarakan pada sesiapapun.
Hari ini, kala senja menyapa, kala menanti azan magrib berkumandang, aku menikmati al-ma'suratku.
Usai membacanya, azanpun berkumandang.
Sholat magrib, sholat sunnah, baca alqur'an lalu melanjutkan bacaan ku pada sebuah buku yang belum siap ku lahap.
Sembari menunggu azan isya berkumandang.
Ketika ingin memulai membca, Terbesit hati,
"wah malam ini malam minggu yaa.. Hmm.. Taragak makan sate, tapi sama siapa mau pergi? Apa aku keluar aja sendiri? Aku beli saja sate 2 bungkus, nanti kalau ketemu nenek-nenek di tepi jalan, aku ajak saja beliau nongkrong berdua dengan ku malam ini, nemani aku makan sate, bercerita, berbagi kisah, pengalaman tentang kehidupan ini. Tentang kesabaran, keikhlasan. Aku ingin belajar banyak dengan nenek. Nenek yang mana, aku juga tidak tau. hm.. Kalau gak ketemu nenek-nenek nya, yah di cari, di lampu merah pasti ada. Kalau bawa pulang kerumah, ah gak enak. Pingin makan diluar. Nanti pulang, belikan saja untuk ponaan satu sorang". Bisik hatiku.
Maklum, aku tidak punya teman di tempat tinggal ku ini. Kalau aku ajak kakak ku keluar, ah mana mungkin. Segan sama abang ipar.
Lalu spontan aku keluar kamar, meninggalkan buku yang sudah ku bolak-balik dari tadi, mencari batas sampai mana terakhir aku membacanya.
Kaki ku melangkah ke luar rumah, entah mengapa aku ingin melihat langit malam ini.
Oh langit, ntah mengapa engkau selalu menyimpan kedamaian bagi hati yang memandang..
Malam ini bulan tertutup awan, malu-malu ingin menampakkan diri. Dan bintangpun enggan keluar..
Huft, aku teringat malam minggu yang telah kulalui beberapa tahun yang lalu bersama keluarga tercinta. Tak dipungkiri, malam minggu selalu memberikan kebahagian tersendiri bagi aku dan keluarga.
Dulu, ketika malam minggu tiba, aku dan keluarga selalu ngumpul di teras rumah, becanda tertawa, menikmati langit malam, bintang gemintang yang bertaburan dengan kepatuhan pada pemiliknya.
"Liat ada komet..", teriak ku jika melihat ada bintang yang berjalan. Spontan semuanya melihat ke langit.
Tak jarang aku ditekek sama kakakku, "itu bukan komet.. Itu pesawat..", katanya.
sungguh, masa-masa indah yang tak akan terlupakan. rindu dengan keluargaku tercinta.
Hm, Ketika aku sedang asik menikmati langit malam sembari mengenang masa lalu, azan isya berkumandang.
Bergegas aku melangkah kedalam rumah, ambil wudhu.
"eh gimana dengan rencana makan sate tadi?, hm,ya sudahlah, kapan-kapan saja. Nenek malang, tidak jadi menikmati sate malam ini denganku", bisik hati ku lagi.
Usai sholat isya.
Aku mendengar teriakan kakak memanggil namaku.
"sa.. Sa..", panggilnya.
Aku 'mancogokkan' kepala dari pintu kamar dengan menggunakan mukena,
"apa kak?", jawab ku.
"kita makan sate yukk diluar..", kata kakak ku..
Aku terdiam. Subhanallah. Takjubku pada keagungan Allah.
"dimana kak?", tanyaku lagi.
"dimana-mana ajalah, yang penting kita cari aja nanti..", kata kakak ku lagi.
"yuk..", jawabku santai.
dalam hati aku berteriak, "horeee...".
Subhanallah.
Ya Robb.. Terimakasih engkau selalu menjawab semua pertanyaanku dengan cara-cara_Mu yang indah.
Aku tak pernah tau, apa rencana_Mu untuk hidup ku.
Yang aku tau, Engkau selalu memberi yang terbaik untukku.
Terimakasih Allah.
#dalam perjalanan mencari tempat sate, with my broter, my sister, my ponaan.
Padang. 16 feb 2013.

0 komentar:
Posting Komentar