Kamis, 28 November 2013 - 0 komentar

aku mencintaimu



aku sangat mencintaimu, sangat mencintaimu. Aku bahagia karena Hari-hari ku selalu dalam dekapanmu.  aku kuat menapaki perjalanan panjang ini karena engkau ada bersama ku, aku yakin karena engkau ada di dalam hati dan setiap langkahku. Tanpa mu mungkin aku tak akan seperti ini, aku tenang bersamamu, aku bahagiaa menyertai dan disertai oleh mu. Suka, bahagia, tenang, damai dan kesyukuran selalu menyertaiku tika engkau masih selalu setia  mendampingiku. Aku membutuhkanmu untuk terus bahagiaa, karena aku yakin dengan sangat dalam, hanya dengan bersamamu aku mampu meraih kebahagiaan yang sejati di sisi Illahi. Aku mencintai dan membutuhkan mu dalam sadar dan tidur lelapku, dalam siang dan malam ku, dalam harapan dan doa ku, aku mencintaimu,  namun meskipun begitu aku selalu gencar untuk memperkenalkan mu kepada jiwa-jiwa yang lain, aku ingin mereka juga merasakan apa yang ku rasakan tika engkau menyertai setiap langkah hidupku.  Dengan segenap jiwa dan ragaku, aku melangkah dengan penuh keyakinan dalam hari-hariku untuk memperkenalkan dan mengajak manusia-manusia lain belajar mencintaimu seperti aku mencintaimu.  Apakah ini cinta yang aneh? Tidak. Ini bukan cinta yang aneh, tapi inilah cinta yang membawa cinta. Aku tak ingin mencintaimu sendiri, aku tak ingin merasakan kedamaian dan kenyaman ini sendiri, aku ingin membagikan perasaan cintaku pada yang lain. Dan meski begitu, bukan berarti cintaku hilang atau berkurang padamu, tidak.  Sama sekali tidak. Dengan membawa yang lain untuk ikut serta mencintaimu, maka aku merasa cinta yang ada di dalam diriku tumbuuh bersemi, kembang dengan mekarnya yang indah. Aku ingin membagi cinta ini, karena hanya dengan membagi apa yang sudah aku rasakan, aku bisaaa bahagiaa. Mencintaimu selalu, islam ku.

0 komentar:

Posting Komentar

SEJARAH HANYA DITULIS DENGAN NUANSA DUA WARNA, HITAM TINTA PARA ULAMA, DAN MERAH DARAH PARA SYUHADA