Bismillahirahmanirahim..
Malam ini pingin nulis, udah lama gak nulis, mumpung suami sedang ada agenda mingguan dan sendirian di rumah, daripada bengong. Hehe.
Baiklah, nulisnya pakai bahasa suka-suka sajaa. Mana yang kalamak hati. Semoga masih enak di baca hehe.
Hmmm.. (*jika) ada yang bertanya pada ku, "sa, aku ingin menikah, tapi ak ingin di mulai dengan hubungan yang tak halal, gimana caranya?"
Maka, saya akan menjawab..
Caranya satu,, BERDOA
Dulu, saya begitu.
Ketika bulan Ramadhan 2013, hati saya sudah sedikit merindukan jodoh (*hehe), jadi suka curhat sama Allah, apalgi ketika 10 malam terakhir, pas iktikaf di mesjid, curhat jodohnyaa panjaaang beeener sama Allah..
Doanya dulu begini,
" ya Allah.. Bentar lagi umurku udah masuk 24, tahun depan 25, tahun depannya lagi 26, tahun besok-besoknya udah 27, 28..
Ya Allah, siapaa jodoh ku yaaa?
Dimana diaa? Diaa masih jauh atau udah dekat ya yaa Allah ?
Ya Allah, kalau dia masih jauh, dekatkan lah, kalau udah dekat, pertemukanlah, kalau udah ketemu, berikan keyakinan di dalam hati ini, jika sudah yakin, pertemukanlah kami di akad suci_Mu nan mulia..
Pertemukanlah kami ya Allah..
Jaga dia untuk ku, dan lindungi Aku untuknyaa..
Semogaa dia selalu dalam keimanan yang bertambah-tambah..
Ya Allah, jika memang jodoh ku tidak ada di dunia ini, tak mengapaa, tapi berikan aku kekuatan menjalani kehidupan dunia ini, jauhi aku dari fitnah duniaa, bimbing aku untuk selalu menjagaa kehormatan dan kesuciaan diri.. Ku yakin, di syurga sana ada jodoh yang lebih baiiik Engkau persiapkan untuk ku..
Tapi jikaa boleh aku memohon, aku ingin berdoaa seperti doanya nabi Zakaria kepada_Mu ya Robb..
'Ya Tuhan ku, janganlah engkau biarkan aku hidup seorang diri'..
tapi jika doa ku bukanlah yang terbaik untuk ku, aku serahkan diri ku kepada _Mu, karena Engkaulah yang lebih tau mana yang terbaik untuk ku.."
Seperti itulah, doanyaa dulu..
Lalu, beberapa bulan kemudiaan,
Saya di ajak ketemuan sama ex-MR, saya pikir tolongi beliau di labor, kebetulan beliau sedang menyelesaikan studi S2, setelah ngobrol lamaa, eh ternyata beliau minta tolong untuk pelajari proposal ikhwan. (*gubrak). Dan beliau memberi amanah, bukaa proposalnya nya nanti di rumah. MasyaAllah. Menggigil sampai ke-ubun-ubun. Saat itu juga saya di beri petatah petitih tentang pernikahan, Dan di minta waktu seminggu untuk memberikan kepastiaan, di tindak lanjuti apa tidak.
Kaget, perasaan saya belum ada mengajukan proposal, tapi mengapa saya sudah terimaa proposal ikhwan. Ada sih di minta untuk ngirimin biodata sama MR, tapi CV yang di kirim ke MR kemarin, CV yang di gunakan untuk lamar pekerjaan, sungguh. Saya pikir itu untuk data base MR, karena kebetulan beliau MR baru saya. Jadi Gak ada datanya di tambah-tambah, tapi banyak yang di kurang-kurangi. Dan dengan CV itulah, saya di terima kerja di PKPU Padang. Hehe.
Setelah sampai di rumah, dengan mengucapkan bismillah, saya membuka map coklat yang berukuran kertas folio itu.
Ketikaa di bukaa..
"MasyaAllah..
Istigfar tak henti-henti..
Jantung berdetak hebat..
Tak bisa tidur nyenyak selama seminggu..
Memikirkan keputusan apa yang akan di beri..
Istiqoroh..
Tanya ke orangtuaa..
Tanyaa ke keluargaa..
Curhat ke seorang teman, untuk bertukar pikiran..
Alhasil, ternyata Allah memberikan kemantapan hati..
Dan Selama proses ta'aruf, banyak sekali halangan dan kendala yang di hadapi. Tapi, alhamdulillah sang guru selalu membantu dan membimbing untuk memberi solusi.
Alhasil, tanggal 21 maret 2014, aku dan beliau, yang namanya tertulis di proposal, eh lauh mahfuz.. Di pertemukan Allah dalam akad suci yang mulia..
Dan malam ini, genap sebulan aku dan beliau menjalani kehidupan sebagai suami istri.
Subhanallah..
Subhanallah..
Subhanallah..
Banyak sekali keindahan dan ketakjuban yang aku alami..
Sebenarnyaa tak ingin ceritaa, karenaa saya menganggap ini kebetulan, tapi setelah kejadiannya berulang-ulang, saya jadi yakin bahwa ini bukan kebetulan, tapi memang Tuhan yang menggerakkan, dan hati saya memutuskan untuk menuliskannyaa..
Hmm...
Saat itu, sang suami bertanyaa, " saa.. Mau makan apaa?", yah karena masih baru berumah tangga, dan perlengkapan belum cukup, jadi kami memutuskan untuk beli makanan sajaa.
Waktu itu spontan saya menjawab "apaa yaa? Hm.. Terserah abang ajalah, mana yang enak.." jawab ku seadanyaa. Karena memang, saat itu masih malu-malu untuk bekandak. Hehe. "Ya udah, kitaa belii nasi goreng aja yaa?", tanya beliau lagi.
"Nasii goreng ? Yalah.. " jawabku singkat. Sebenarnyaa saat itu, di pikiran ku terlintas martabak mesir, rasanya taragak bana makan martabak mesir, tapi mulut berat mengatakan pada seseorang yang masih sangat baru dalam hidup ku. Kemarin dia masih orang asing bagiku, jadi perlu adaptasi agar lebih menyatu. Hehe. Yah, lagiaan saat itu jadwal makan malam, gak mungkin makan martabak mesir. Pikir ku lagi.
Eh, ternyataa, saat pulang, ketika buka bungkusaan, bukan hanyaa nasi goreng saja yang di bawa pulang, ternyata juga ada martabak mesirnyaa. Sungguh. Allahuakbar !! Aku ber-takbir mengagungkan nama Allah.
Senang...
Ternyataa Allah memerintahkan pada malaikat untuk membisikkan nya pada suami ku, untuk beli martabak mesir.. Hehe..
Besoknyaa, ketikaa pulang kerjaaa, saya bingung mau beli buah apa untuk bukaa puasaa,
Setelah memilah milih, hati saya jatuh pada pilihan pisang dan pepayaa. Rasanya ingin beli keduanyaa, tapi setelah pikir lagi, saya jatuhkan untuk membeli pepaya sajaaa. Pisangnya insyaAllah besok saja, karena insyaAllah masih banyak hari. Eh, ternyataa setelah sampai rumah, suami pulang kerja membawa pisang dan pepayaaa.
Allahuakbar !! Allahuakbar !!
Ternyata, hati suami istri itu memang menyatu yaah, hehe
Besoknyaaa, saat sedang masak, saaya kepikiran martabak bandung rasaa keju coklat. Saat itu Rasanyaaa pingin sekali makan martabak bandung, tapi hati berbisik, 'besok ajalah belinyaaaa, udah malam'.
Eh, ternyata ketikaa suami pulang dari mesjid, membawa makanan, ketika di bukaa, martabak bandung rasaa keju, coklat jagung..
Allahuakbar !! allahuakbar !! Spontan saya takbir dalam hati, takjub pada Allah, Allah baik sekali sama saya, apa keinginan yang ada dalam hati langsung di bisikkan ke telinga suami. Allah tau, kalau saya masih malu-malu, tapi kalau besok-besok, ketika sudah biasa dan tak malu-malu lagi, entahlah.. Mungkin, bisa sajaa, banyak kandak. Hehe.
Dan hari ini,
Baru kemarin, hari minggu, ketikaa pulang belanja di pasar, saya singgah ke minimarket untuk membeli sesuatu. Saat itu, saya melihat nata de coco. Sudah saya pegang, tapi saya letak kan lagi, karenaa rasanya banyak sekali belanjanyaaa, tak boleh boross. Eh, ternyata hari ini, ketika suami pulang kerjaaa, beliau membawa makanan pulang, dan salah satunyaa, nata de coco..
Allahuakbar !! Allahuakbar !!
Terimakasih Allah..
Terimakasih Allah..
Ini bukan soal martabak mesir, pisang, martabak keju coklat dan nata de coco nyaa.. Tapi soal keMaha-an Nya yang menyatukan dua hati yang telah terpaut dalam ikatan suci nan muliaaa...
soal perasaan yang menyatu meski ia tak terungkapkan..
Terimakasih Allah..
Terimakasih Allah..
Dan malam ini, 21 April 2014, genap sebulan aku berumah tangga..
Khusus malam ini, Satu pinta ku pada Allah, " ya Allah, yang menguasai hati, berkahi selalu pernikahan ini, satukan hati kami hingga ke syurgaaa.. ", aamiin ya Allah..
Sahabat, yakinlah..
Tak perlu pacaran untu mendapatkan jodoh, yakinlah pada Allah. Yakinlah.. Cukup, yakinlah pada_Nya, insyaAllah Dia kan memberi yang terbaik untuk hidup kitaa.. InsyaAllah.
Suami ku.. I Love You..
Penuh doaa dan cintaa selalu,
dari wanitaa biasaa yang selalu belajar untuk menjadi istri na sholehah
Elsa agustina Al-Khalishah.
# terimakasih Allah untuk kehidupan ini
Senin, 21 April 2014 -
KisahKU
0
komentar
KisahKU
0
komentar
Kilas Balik *Sebulan Usia Pernikahan ku*
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar