Berbahagialah..
Bagi yang sedang mendapatkan cobaan.
Berbahagialah..
Bagi mereka yang selalu bersabar dan instr0peksi diri, serta memilih untuk lebih mendekatkan diri kepada sang pemilik kehidupan, Allah SWT.
Karena sejatinya, sudah sunatullah bahwa setiap manusia, setiap mukmin akan berhadapan dengan bermacam-macam cobaan. Allah selalu menguji hamba_hamba_Nya untuk memilih mana yang taat dengan yang maksiat, mana yang jujur dengan yang pendusta, mana yang menepati janji dengan yang ingkar, mana yang mukmin dengan yang munafik, mana yang ikhlas dan mana yang ria dalam melakukan segala amal ibadahnya.
Allah telah berfirman,
"dan sesungguhnya akan kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berilah berita gembira kepada orang-orang yang sabar". (Qs. Al-baqoroh : 155).
Oleh karenanya,
bersabarlah,
bersabarlah, dan
bersabarlah..
Lalu, berbahagialah..
Yakin kepada_Nya, dengan keyakinan yang sesungguhnya,
bahwa Allah tak akan memberikan cobaan kepada setiap hamba_Nya dibatas kemampuan. Allah tahu. MAHA TAHU.
Dan yakinlah,
setelah kesulitan ada kemudahan.
Setelah malam pekat ada sinar mentari yang terang benderang.
Setelah derai air mata ada seulas senyum bahagia.
Berbahagialah,
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salam bersabda :
"cobaan akan selalu menerpa seoramg mukmin baik terhadap dirinya atau anaknya maupun hartanya, sehingga dia berjumpa dengan Allah tanpa ada lagi dosa dalam dirinya".
Yah, jika kita lihat lagi, Rasulullah saja, manusia pilihan Allah, tak lepas dari cobaan, para anbiya dan orang-orang sholeh juga demikian.
Lalu siapa kita? Yang hari ini, tak jauh lebih baik dari mereka. Mereka yang jelas dicintai Allah tak lepas dari cobaan dan cobaan. Semua karena Allah mencintai mereka, mencintai Rasulullah shallahu 'alaihi wa sallam, mencintai para anbiya dan orang-orang sholeh.
Dan kita,
pantaskan diri untuk dicintai_Nya melalui cobaan-cobaan yang diberikan_Nya dengan kesabaran yang penuh.
Dan terkait dengan cobaan dan permasalahan yang hadapi oleh pejuang dakwah, dalam jalan yang penuh onak dan duri, mengenai fitnah, caci maki, diskriminatif dan lain sebagainya..
Bersabarlah,
bersabarlah wahai pejuang dakwah,
pejuang kebenaran,
pejuang keadilan..
Bukankah Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasalam pernah bersabda, bahwa perjalanan kehidupan umat manusia ini terdiri dari 5 fase,
fase kenabian, fase kekhalifahan, periode penguasa yang menggigit (Mulkan 'Aadhan), penguasa yang menindas (Mulkan jabariyyan) dan terakhir sebelum datangnya kiamat umat ini sekali lagi akan berjaya dengan kembali ke periode kekhalifahan yang tngak diatas nilai-nilai kenabian.
Dan kita hari ini,
kita hidup pada seburuk-buruknya periode, yaitu Mulkan jabariyyan.
Dimana banyak golongan ingin menjatuhkan dan menghancurkan umat islam.
Meski sebenarnya perang antara hak dan bathil telah ada semenjak jaman nabi adam turun dari syurga. Dan itu akan berlanjut hingga hari kiamat tiba.
Bersabarlah,
terhadap ujian ini,
karena Rasulullah shalallahu 'alaihi wasalam telah bersabda,
"jika Allah menyukai suatu kaum, maka Dia akan menguji mereka, maka siapa yang bersabar maka dia akan mendapatkan pahala sabar, dan siapa yang yang mengeluh dan mundur maka diapun akan kehilangan pahalanya".
Oleh karenanya bersabarlah,
seperti kata ust anis matta dalam pidatonya,
"bagaimana kita rubah ujian ini menjadi Rahmat. Dan insyaALLAH ini adalah m0mentum untuk menuju kebangkitan". InsyaALLAH.
Teruslah bersabar dan berjuang..
Kembalikan semua kepada Allah SWT.
#untuk ust LHI, aku juga mencintaimu.
Bagi yang sedang mendapatkan cobaan.
Berbahagialah..
Bagi mereka yang selalu bersabar dan instr0peksi diri, serta memilih untuk lebih mendekatkan diri kepada sang pemilik kehidupan, Allah SWT.
Karena sejatinya, sudah sunatullah bahwa setiap manusia, setiap mukmin akan berhadapan dengan bermacam-macam cobaan. Allah selalu menguji hamba_hamba_Nya untuk memilih mana yang taat dengan yang maksiat, mana yang jujur dengan yang pendusta, mana yang menepati janji dengan yang ingkar, mana yang mukmin dengan yang munafik, mana yang ikhlas dan mana yang ria dalam melakukan segala amal ibadahnya.
Allah telah berfirman,
"dan sesungguhnya akan kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berilah berita gembira kepada orang-orang yang sabar". (Qs. Al-baqoroh : 155).
Oleh karenanya,
bersabarlah,
bersabarlah, dan
bersabarlah..
Lalu, berbahagialah..
Yakin kepada_Nya, dengan keyakinan yang sesungguhnya,
bahwa Allah tak akan memberikan cobaan kepada setiap hamba_Nya dibatas kemampuan. Allah tahu. MAHA TAHU.
Dan yakinlah,
setelah kesulitan ada kemudahan.
Setelah malam pekat ada sinar mentari yang terang benderang.
Setelah derai air mata ada seulas senyum bahagia.
Berbahagialah,
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salam bersabda :
"cobaan akan selalu menerpa seoramg mukmin baik terhadap dirinya atau anaknya maupun hartanya, sehingga dia berjumpa dengan Allah tanpa ada lagi dosa dalam dirinya".
Yah, jika kita lihat lagi, Rasulullah saja, manusia pilihan Allah, tak lepas dari cobaan, para anbiya dan orang-orang sholeh juga demikian.
Lalu siapa kita? Yang hari ini, tak jauh lebih baik dari mereka. Mereka yang jelas dicintai Allah tak lepas dari cobaan dan cobaan. Semua karena Allah mencintai mereka, mencintai Rasulullah shallahu 'alaihi wa sallam, mencintai para anbiya dan orang-orang sholeh.
Dan kita,
pantaskan diri untuk dicintai_Nya melalui cobaan-cobaan yang diberikan_Nya dengan kesabaran yang penuh.
Dan terkait dengan cobaan dan permasalahan yang hadapi oleh pejuang dakwah, dalam jalan yang penuh onak dan duri, mengenai fitnah, caci maki, diskriminatif dan lain sebagainya..
Bersabarlah,
bersabarlah wahai pejuang dakwah,
pejuang kebenaran,
pejuang keadilan..
Bukankah Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasalam pernah bersabda, bahwa perjalanan kehidupan umat manusia ini terdiri dari 5 fase,
fase kenabian, fase kekhalifahan, periode penguasa yang menggigit (Mulkan 'Aadhan), penguasa yang menindas (Mulkan jabariyyan) dan terakhir sebelum datangnya kiamat umat ini sekali lagi akan berjaya dengan kembali ke periode kekhalifahan yang tngak diatas nilai-nilai kenabian.
Dan kita hari ini,
kita hidup pada seburuk-buruknya periode, yaitu Mulkan jabariyyan.
Dimana banyak golongan ingin menjatuhkan dan menghancurkan umat islam.
Meski sebenarnya perang antara hak dan bathil telah ada semenjak jaman nabi adam turun dari syurga. Dan itu akan berlanjut hingga hari kiamat tiba.
Bersabarlah,
terhadap ujian ini,
karena Rasulullah shalallahu 'alaihi wasalam telah bersabda,
"jika Allah menyukai suatu kaum, maka Dia akan menguji mereka, maka siapa yang bersabar maka dia akan mendapatkan pahala sabar, dan siapa yang yang mengeluh dan mundur maka diapun akan kehilangan pahalanya".
Oleh karenanya bersabarlah,
seperti kata ust anis matta dalam pidatonya,
"bagaimana kita rubah ujian ini menjadi Rahmat. Dan insyaALLAH ini adalah m0mentum untuk menuju kebangkitan". InsyaALLAH.
Teruslah bersabar dan berjuang..
Kembalikan semua kepada Allah SWT.
#untuk ust LHI, aku juga mencintaimu.
berawal dari status FB tanggal 3 Februari 2013, ketika terjadi Prahara PKS
0 komentar:
Posting Komentar